Pages

Selasa, 09 Oktober 2012

Gatotkaca


                
          Gatotkaca was a strong and brave man from Pringgadani Kingdom. He was the son of the strong Bimasena of Pandawa family and a female giant Arimbi of the Pringgadani Kingdom.
Gatotkaca was naturally born half-giant. The baby was so strong that no weapon could cut off his umblical cord. "it's been a year," Bimasena said sadly, "But my son still has his umblical cord."
hearing this, his brother named Arjuna decided to meditate for gods' guide. Arjuna didn't realize that at same time Karna, the army commander of Hastina Kingdom, was meditating nearby. since the two of them looked alike, god Batara Narada by mistake gave a super power weapon Kontawijaya to Karna. Then Narada told Arjuna is mistake, and accordingly Arjuna tried to take away the weapon. They were fighting fiercely. Karna managed to keep the weapon. Arjuna, on th other hand, got the case only. Miraculouslu, the case cut Gatotkaca's cord and shortly after that, penetrated the baby's stomach. "My goodness," said Arjuna, "This will strengthen the baby. But I have a string feeling that he'll be killed by the weapon.
seeeing this, Batara Narada then took Gatotkaca to the Nirvana, the place up there where the gods live. Narada would have the baby fight Patih Sekipu who was attacking the Nirvana. "What? a Baby?" Sekipu burst in laughter. "Do i have to fight a baby? it's fine with me if you insist."
sekipu grabbed Gatotkaca. He hit the baby hard on its leg, but the baby kicked him. He squeezed the baby's arm, but the baby pulled his arm so hard that he felt it would break off. He slapped the baby on its face, but the baby hit his face repeatedly with such an increasing force that his face became badly bruised. With great embarrassment, Sekipu returned the baby to Narada and then ran away.
Batara Narada was so amazed by the baby's strength that he planned to give more power to Gatot kaca. Narada plunged Gatotkaca into Candrimuka, which was the crater of mount Jamurdipa. Almosst immediately, the other gods threw all kinds of powerful weapons into crater. The following day Gatotkaca emerged froom the depth in the shape of a fully grown man with a power equal to all kinds of weapons.
the gods gave him a special gift : a hat called Basunanda, a vest called Antrakusuma, and sandals called Padakacarma. With these clothes Gatotkaca could fly from cloud to cloud as fast as lightning to defend not inly his ftaher and uncle but also the gods.

               Gatotkaca adalah seorang pria kuat dan berani dari Kerajaan Pringgadani. Ia adalah putra Bimasena dari keluarga Pandawa yang kuat dan Arimbi raksasa perempuan dari Kerajaan Pringgadani.
Gatotkaca tentu lahir setengah raksasa. Bayi itu begitu kuat sehingga tidak ada senjata bisa memotong kabel umblical nya. "Itu sudah setahun," kata Bimasena sedih, "Tapi anak saya masih memiliki kabel umblical nya."
mendengar hal ini, saudara laki-lakinya yang bernama Arjuna memutuskan untuk bermeditasi untuk panduan dewa '. Arjuna tidak menyadari bahwa pada saat yang sama Karna, panglima Kerajaan Hastina tentara, sedang bermeditasi di dekatnya. karena dua dari mereka tampak sama, Batara Narada tuhan sengaja memberi kekuatan senjata Kontawijaya super untuk Karna. Lalu Narada kepada Arjuna adalah kesalahan, dan sesuai Arjuna mencoba untuk mengambil senjata. Mereka berjuang keras. Karna berhasil menjaga senjata. Arjuna, di tangan th lain, mendapatkan satu-satunya kasus.Miraculouslu, kasus pemotongan kabel Gatotkaca dan tak lama setelah itu, menembus perut bayi. "Astaga," kata Arjuna, "Ini akan memperkuat bayi. Tapi aku punya perasaan string yang dia akan dibunuh oleh senjata.
seeeing ini, Batara Narada kemudian membawa Gatotkaca Nirvana, tempat di atas sana di mana para dewa tinggal. Narada akan memiliki bayi melawan Patih Sekipu yang menyerang Nirvana itu."Apa Bayi??" Sekipu meledak dalam tawa. "Apakah saya harus melawan bayi itu baik-baik saja dengan saya jika Anda bersikeras.?"
sekipu meraih Gatotkaca. Dia memukul keras pada kaki bayi, tetapi bayi menendang. Dia meremas lengan bayi, tetapi bayi menarik lengannya begitu keras sehingga ia merasa itu akan pecah. Dia menampar wajah bayi, tetapi bayi memukul wajahnya berulang kali dengan seperti gaya yang meningkat bahwa wajahnya menjadi memar. Dengan malu besar, Sekipu mengembalikan bayi ke Narada dan kemudian melarikan diri.
Batara Narada sangat kagum dengan kekuatan bayi bahwa ia berencana untuk memberikan lebih banyak kekuatan Gatot kaca.Narada terjun ke Candrimuka Gatotkaca, yang merupakan kawah gunung Jamurdipa. Almosst segera, para dewa lainnya melemparkan semua jenis senjata ampuh ke kawah. Hari berikutnya Gatotkaca muncul froom kedalaman dalam bentuk seorang pria dewasa dengan daya yang sama untuk semua jenis senjata.
para dewa memberinya sebuah hadiah khusus: topi disebut Basunanda, rompi disebut Antrakusuma, dan sandal disebut Padakacarma. Dengan pakaian ini Gatotkaca bisa terbang dari awan ke awan secepat kilat untuk mempertahankan tidak dlm hati ftaher dan pamannya tetapi juga para dewa.

0 komentar:

Poskan Komentar